News

Seni Berpantun Lestari, Taman Budaya Kaltim Sukses Tutup Pelatihan Sastra

Komitmen melestarikan warisan budaya takbenda terus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Taman Budaya Kaltim dengan menutup rangkaian kegiatan Pelatihan Sastra bertema “Seni Berpantun”, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bahimung, Kompleks Taman Budaya Provinsi Kaltim, Jalan Kemakmuran, Samarinda tersebut menjadi penutup pelatihan yang telah dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan kalangan pelajar sebagai peserta utama.

Pelatihan yang berjalan selama tiga hari ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pantun sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia, sekaligus mendorong kreativitas peserta dalam mengembangkan tradisi lisan yang sarat nilai dan kearifan lokal.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Sulistio Rini, yang mewakili Kepala Taman Budaya Kaltim. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti pelatihan hingga akhir kegiatan.

 

Dalam penutupan tersebut, para peserta yang terdiri dari pelajar tampak antusias dan berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dengan cakupan materi yang lebih luas.

Menurutnya, seni berpantun tidak hanya menjadi bagian dari budaya, tetapi juga ruang untuk mengasah kreativitas dan kepekaan generasi muda terhadap lingkungan sekitar.

“Harapan kami, semoga kegiatan ini bisa menularkan kemampuan membuat pantun yang andal kepada generasi mudanya. Jadi jangan malas melihat sesuatu, kreatifnya itu diasah. Memegang permen bisa jadi pantun, mendapat cokelat bisa jadi pantun, berterima kasih pun bisa menjadi pantun,” ungkapnya

Ia juga menekankan bahwa pantun adalah kekayaan yang sangat luar biasa dan harus selalu dijaga dan dilestarikan.

Para peserta yang didominasi pelajar juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang dengan materi yang lebih beragam dan mendalam.

Melalui pelatihan ini, Taman Budaya Kaltim berharap seni berpantun tetap hidup dan berkembang di tengah generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya yang terus diwariskan lintas generasi.

Related Posts

1 of 13