HeadlineNews

Audiensi dengan Wagub Seno Aji, AP3K-KT Dorong Penguatan Peran PPPK di Kaltim

KALTIM.PUSARAN.ONLINE-Pengurus Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Provinsi Kalimantan Timur (AP3K-KT) melakukan audiensi penting dengan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, di Kantor Gubernur Kaltim pada Kamis (20/8/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara organisasi pegawai dengan pemerintah daerah.

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua AP3K-KT Fadil Anwar (Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Kaltim) didampingi Sekretaris Boby Gian Darmawan (Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Prov. Kaltim), serta penasehat asosiasi Jauhar Efendi (Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim) dan Plt. Kepala BKD Prov. Kaltim Yuli Fitriyanti.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyambut baik kehadiran AP3K-KT yang resmi dilantik pada 1 Juni 2026 lalu.

Wagub berpesan agar para ASN, khususnya PPPK, senantiasa menjaga profesionalisme dalam melayani masyarakat, serta memberikan lampu hijau bagi pegawai yang ingin mengembangkan potensi diri melalui UMKM di hari libur selama tidak mengganggu tugas pokok.

Sementara itu, Jauhar Efendi memaparkan latar belakang lahirnya asosiasi yang terinspirasi dari isu penurunan Tambahan Penghasilan Daerah (TKD) dan potensi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi PPPK pada 2027. Berkat kelonggaran formula belanja pegawai yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, ancaman tersebut berhasil ditangguhkan.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawian Daerah (BKD) Prov. Kaltim, Yuli Fitriyanti, yang mendapingi Wakil Gubernur Kalimantan Timur, mengatakan bahwa jumlah ASN Kaltim pada tahun 2025 sebanyak 20.900 orang. Terdiri atas jumlah PNS sebanyak 9.295 orang, dan PPPK sebanyak 11.605 orang.

Dengan demikian, jumlah PPPK lebih besar dibandingkan dengan PNS. Selisihnya mencapai 2.310 orang. “Artinya keberadaan PPPK sebagai bagian terbesar dari ASN tidak boleh dipandang sebelah mata”, ungkapnya.

 Lebih lanjut, Yuli Fitriyanti mengatakan, bahwa BKD lebih fokus pada pengembangan kompetensi PPPK, sehingga bisa memiliki kemampuan yang setara dengan PNS dalam bekerja dan memberikan pelayanan publik.

Fadil menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut permohonan resmi tertanggal 4 Agustus 2026. Pihaknya juga berharap dalam waktu dekat dapat diterima oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Sebagai bentuk nyata kiprah organisasi, AP3K-KT juga menggelar Pupuk Kaltim ASN e-Sport Turnamen 2026 pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut terselenggara melalui kerja sama dengan sejumlah pihak serta mendapat dukungan sponsor dari PT Pupuk Kaltim, Bankaltimtara, dan Komunitas PES (Pro Evolution Soccer).

Turnamen dibuka oleh Penasehat AP3K-KT Jauhar Efendi di Samarinda Creative Hub, eks Bandara Temindung Samarinda, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta.(***)

Related Posts

1 of 34